Terapi Penyakit Jantung Dan Stroke Dengan Transfer Factor


PERTANYAAN:

1. Apa penyebab Penyakit Jantung Koroner?
3. Apa penyebab Penyakit Stroke?
JAWABAN:
Karena MENURUNNYA kinerja PEMBULUH DARAH Anda.
SURVEY: "Data membuktikan, 53% Kematian di Indonesia Disebabkan Oleh : Penyakit Jantung Koroner"
Penyakit jantung koroner yaitu penyakit pada pembuluh darah arteri koroner jantung, di mana arteri/pembuluh darah tersebut menjadi lebih keras dan sempit (aterosklerosis) sehingga menyebabkan aliran darah ke otot jantung berkurang.
Penyempitan ini disebabkan oleh adanya tumpukan lemak pada dinding pembuluh darah yang disebut plak. Terdapat dua macam plak yaitu plak stabil dan plak tidak stabil (rapuh). Ukuran dari plak semakin lama akan semakin besar, sehingga aliran darah dan suplai oksigen ke otot jantung berkurang. Keadaan ini menyebabkan nyeri pada dada dan serangan jantung.
Serangan jantung akan terjadi bila plak menutupi sebagian besar dinding pembuluh darah arteri sehingga jantung benar-benar kurang mendapatkan darah yang kaya akan oksigen. Keadaan ini dapat menyebabkan kerusakan atau kematian sel otot jantung yang bersifat permanen. Bila darah tidak mengalir sama sekali karena arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung yang mematikan. Serangan jantung tersebut dapat terjadi kapan saja, bahkan ketika sedang beristirahat.
Demikian pula dengan penyakit stroke. Stroke menyebabkan otak kekurangan oksigen ketika aliran darah terhenti, baik karena penyumbatan pembuluh darah (Stroke iskemik) ataupun karena pecahnya pembuluh darah di otak (Stroke Hemoragik). Sekitar 80% stroke disebabkan penyumbatan pembuluh darah.
Dari dua hal diatas, kita bisa memahami bahwa penyakit jantung koroner dan stroke disebabkan oleh penyumbatan ataupun pecahnya pembuluh darah. Mengapa bisa tersumbat atau malah pecah? Hal ini disebabkan oleh makan-makanan, gaya hidup, atau bakteri patogen yang memicu timbulnya peradangan di pembuluh darah. Namun pada intinya, pembuluh darah kita memiliki kinerja yang rendah.
Bagaimana Meningkatkan Kinerja Pembuluh Darah Kita?
Plak yang tertimbun di pembuluh darah arteri disebabkan oleh penumpukan kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein). Mengapa bisa demikian? Ada 2 teori.
Teori pertama mengatakan, penumpukan kolesterol ini dikarenakan makanan yang kita konsumsi mengandung banyak lemak jenuh dan kolesterol "jahat". Karena kolesterol ini memiliki massa jenis kecil, maka ia mampu menyelusup di pori-pori arteri lalu menumpuk sehingga kemudian menimbulkan peradangan atau inflamasi. Celakanya, peradangan ini yang kemudian malah "memanggil" kolesterol yang lain dengan maksud menghentikan peradangan itu sendiri. Alhasil terjadi penyempitan pembuluh darah karena peradangan yang biasa kita kenal dengan istilah Atherosclerosis.
Teori kedua mengatakan, adanya penumpukan kolesterol ini dipicu oleh masuknya bakteri tertentu yang masuk ke dalam pori-pori arteri lalu menimbulkan peradangan. Seperti pada teori pertama, radang ini kemudian memanggil kolesterol itu sendiri untuk proses penyembuhan yang malah mengakibatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah.

Transfer Factor adalah Formulasi Terbaik untuk Penyakit Jantung:  

Transfer factor Mempercepat Proses Penyembuhan Penyakit Jantung.
Penderita Penyakit Jantung atau Jantung Koroner amat disarankan menggunakan transfer factor. Untuk hasil yang maksima dapat dikombinasikan dengan transfer factor advance atau transfer factor plus berserta transfer factor riovida.

Bagaimana Mengenali Gejala-gejala penyakit Jantung?

Jika anda mengalami salah satu gejala berikut, sebaiknya segera membuat pemeriksaan penyakit jantung anda.

  • Dada terasa sakit dan menekan
  • Pusing kepala yang berkepanjangan
  • Merasa sekujur tubuhnya terbakar tanpa sebab yang jelas
  • Terjadi keluhan di sekitar tulang dada dan leher
  • Nyeri dada yang tidak stabil
  • Matinya sebagian otot jantung
  • Sesak nafas

Jika mengalami gejala diatas segera hubungi doktor anda!  

Siapa Saja yang Beresiko terkena Penyakit Jantung?

Penyebab Utama :

  • Merokok
  • Darahtinggi (hipertensi)
  • Kencing manis
  • Kolesterol tinggi
  • Keturunan

Penyebab Lainnya :

  • Obesitas (kegemukan)
  • Kurang olah raga/ fisik
  • Stress
  • Umur, semakin tua resiko meningkat
  • Penyalah gunaan obat (narkoba)
  • Minum alkohol

Mengapa Transfer Factor Sangat Baik untuk Penderita Penyakit Jantung?

  • Tanpa Kesan Samping dan Tidak Mengandung Zat Kimia
  • 4Life Transfer Factor Cardio merupakan suplemen kesihatan yang paling inovatif untuk membantu system imun tubuh secara menyeluruh untuk kesihatan Kardiovascular
  • Menurunkan Kadar Kolesterol LDL
  • Membersihkan & Memperlancar peredaran darah
  • Membasmi Kuman Yang Menyerang Pembuluh Darah Jantun
  • Membersihkan & Melancarkan peredaran darah.
  • Membasmi Kuman Yang Menyerang Pembuluh Darah Jantung
  • Sebagai Antioksidan .
  • Melindungi jantung dengan antioksidan-antioksidan yang melawan radikal bebas untuk membantu efisiensi jantung, integritasi pengangkutan darah dan arteri-arteri yang mengepam darah ke jantung.
  • Membantu kesihatan aliran/peredaran darah ke otak dan disekitarnya.
  • Membantu kesihatan peredaran dan penggunaan oksigen bagi otak dan seluruh tubuh.
  • Menjaga elastisitasi dan membantu/menjaga tingkat tekanan darah normal (pencegahan terhadap darah tinggi).
  • Menjaga kadar/tingkat homocysteine dalam tubuh.
  • Membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh. 

4Life Transfer Factor merupakan formula yang berperanan sebagai modulator sistem imun yang mampu mencegah & memperbaiki proses peradangan (inflamasi), berfungsi sebagai antioksidan, mampu meningkatkan aktifitasi “Natural Killer” sel hingga 283% – 437% (natural killer adalah sel pembunuh alami yang bertugas membunuh sel-sel kanser & sel-sel yang terinfeksi penyakit) & membantu tubuh membuang zat-zat racun (toksin).

Pengalaman Para Pesakit Jantung Yang Mengkonsumsi Transfer Factor: 

  • Bapa mertua kepada sahabat saya sepatutnya akan dibedah di Penang karena ada penyumbatan didinding pembuluh darah. Keluarga sahabat saya sudah mempersiapkan keberangkatan bapanya ke Penang dan dua minggu sebelum berangkat kami beri beliau transfer factor. Bapanya memberitahu bahwa keadaan badannya makin segar setelah memakan transfer factor dan staminanya sudah kembali lagi seperti dulu. Melihat perkembangan  bapanya yang luar biasa, mereka membuat pemeriksaan sebelum berangkat ke Penang. Dan ternyata sudah tidak ada lagi penyumbatan – luar biasa – puji tuhan ayah kami sudah sembuh. Rina (35 tahun) – Ipoh
  • Suami kawan sekolah saya mengalami penyumbatan pada 3 jalur utama 100% dan satu jalur 64%. Doktor mengesahkan harus dijalankan pembedahan pintasan jantung . Saya telah menyarankan untuk mengkonsumsi transfer factor. Dia meminta tempoh daripada doktor untuk mencuba transfer factor dulu dan ternyata perlahan-lahan keadaani suami kawan saya mulai segar dan baik. Setelah 5 minggu memakan transfer factor, doktor kembali melakukan pemeriksaan jantung dan hasilnya sudah tidak ada lagi penyumbatan. Doktor itu sendiri memuji produk ini luar biasa. Maheran – JB.


Bagaimana Transfer Factor membantu Para Penderita Stroke ?

Kenapa Kita Bisa Kena Stroke?

Penyakit stroke adalah penyakit pembunuh No. 3 di Indonesia, setelah jantung No. 1 tekanan darah tinggi dan kanker No. 2. Stroke yang biasa dikenal sebagai penyakit orangtua kini sudah menjadi penyakit anak muda. Riset menunjukkan bahwa penyakit stroke kini lebih didominasi oleh kaum muda daripada kaum tua. Kabar baik bagi orangtua, tapi tidak bagi yang masih ingin punya umur panjang.

Apakah Penyebab Stroke?

Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), Obesitas dan hipertensi (tekanan darah tinggi) adalah penyebab yang paling disalahkan. Jika dahulu stroke banyak diderita orangtua, kini orang muda yang berisiko paling tinggi menderita penyakit yang menyebabkan pendarahan di otak dan kelumpuhan organ ini.

Penyebab lainnya Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), Gangguan jantung, diabetes, Riwayat stroke dalam keluarga, Migrain. 80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis.

Pola hidup yang tidak sehat seperti merokok (aktif & pasif), makanan tidak sehat (junk food, fast food), Alkohol, Kurang olahraga, Mendengkur, Kontrasepsi oral, Narkoba, Obesitas.

Bagaimanakah Gejala Stroke?

#Kelemahan otot (hemiplegia), kaku, menurunnya fungsi sensorik.
#Menurunnya kemampuan membau, mengecap, mendengar, dan melihat parsial atau keseluruhan, refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernafasan dan detak jantung terganggu, lidah lemah.
#Aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, kebingungan.
Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam itu merupakan serangan kecil atau serangan awal stroke.

Apakah Akibat Stroke?

#Mengalami komplikasi yang dapat menyebabkan kematian atau cacat
#Gangguan fungsional ringan sampai sedang
#Gangguan fungsional berat yang mengharuskan penderita terus menerus di kasur
#Penurunan parsial/ total gerakan lengan dan tungkai.
#Bermasalah (penurunan) dalam berpikir dan mengingat
#Mengalami Depresi
#Kesulitan bicara, menelan, membedakan kanan dan kiri

Bagaimana Mencegah Stroke?

Stroke mengancam kita hingga merenggut nyawa dan derita akibat stroke sangat menyiksa. Penyakit stroke bisa dicegah melalui :

#Menerapkan pola hidup sehat
#Olahraga teratur
#Menghindari stress hingga
#Konsumsi nutrisi untuk menjaga kesehatan pembuluh darah hingga dapat mencegah terjadinya Stroke.

Bagaimana Pengobatan/Terapi Untuk Penyakit Stroke?

Pengobatan Penyakit Stroke dapat diterapi dengan menggunakan produk utama TF yaitu Transfer Factor Tri Factor Formula, Transfer Factor Tri Factor Plus Formula dan transfer factor riovida.

Mengapa Transfer Factor Sangat Baik untuk Penderita Penyakit Stroke?

#Menurunkan Kadar Kolesterol LDL
#Membersihkan & Memperlancar peredaran darah.
#Membasmi Kuman Yang Menyerang Pembuluh Darah Jantung
#Sebagai Antioksidan
#Mendukung sistem imun yang bersumber dari kuning telur yang secara langsung membantu sistem cardiovascular (jantung).
#Melindungi jantung dengan antioksidan-antioksidan yang melawan radikal bebas untuk membantu efisiensi jantung, integritas pengangkutan darah dan arteri-arteri yang memompa darah ke jantung.
#Membantu kesehatan aliran/peredaran darah ke otak dan disekitarnya.
#Membantu kesehatan sirkulasi dan penggunaan oksigen bagi otak dan seluruh tubuh.
#Menjaga elastisitas dan membantu/menjaga tingkat tekanan darah normal (pencegahan terhadap darah tinggi).
#Menjaga kadar/tingkat homocysteine dalam tubuh.
#Membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.

Berapa Banyak Konsumsi Transfer Factor ?

Untuk hasil yang maksimal konsumsi transfer factor menggunakan produk utama produk utama : transfer factor plus 3×1, transfer factor advance 2×1, transfer factor CV (cardio) 3×1 dan transfer factor riovida 1 sachet per hari.

Untuk pengobatan dapat menggunakan 2x atau 3x dosis botol, konsumsi transfer factor riovida dikombinasikan dengan produk utama.

Stroke Sudah Jadi Penyakit Anak Muda? Bagaimana Bisa?

Menurut hasil studi, selama 3 tahun ke belakang, kecenderungan penderita stroke berusia 60 atau 70-an tahun menurun sedangkan penderita stroke berusia 20 hingga 45-an tahun meningkat.

Brett Kissela, profesor dari University of Cincinnati Neuroscience Institute menyebut penemuan ini sebagai penemuan yang menakutkan dan perlu diperhatikan serius.

“Stroke harusnya tidak menjadi penyakit kaum muda karena penyakit ini berkembang cukup lama sebelum menyerang seseorang. Penyakit ini adalah hasil dari ada yang kita lakukan di masa lalu. Jika kaum muda sekarang sudah kena stroke, artinya kebiasaan sejak kecilnya sudah tidak benar,” jelas Kissela seperti dilansir Healthday, Kamis (25/2/2010). 

Kissela dan rekannya melakukan studi terhadap 1,3 juta orang di lima negara bagian Amerika. Menurut Kissela, penyebab utama peningkatan stroke pada kaum muda adalah tekanan darah tinggi, diabetes dan obesitas.

Fenomena peningkatan kasus stroke pada kaum muda dan faktor penyebabnya pun diakui oleh Brian Silver dari the American Stroke Association.

“Obesitas akan meningkatkan kerja jantung, memicu hipertensi, menyebabkan resistensi hormon insulin dan akhirnya diabetes. Semua faktor itu sudah pasti menyebabkan stroke. Stroke kecil saja di otak bisa menyebabkan gangguan ingatan dan masalah lainnya,” tutur Brian.

Untuk mengurangi risiko stroke, seseorang perlu mengontrol tekanan serta gula darah agar tetap normal, dan tentunya yang paling penting adalah olahraga rutin. Pusat-pusat pelayanan stroke pun perlu diperbanyak agar penderita stroke tetap bisa mendapat konsultasi untuk penyembuhannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Imune Revolution

Tentang Transfer Factor